Pendampingan Penanganan Awal Luka Bakar Pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Jati, Kota Ternate

Aminudin Muhammad, Syafrudin L Ahmad

Abstract


Kecelakan di rumah tangga menjadi kecelakaan dengan proporsi tertinggi dengan persentase 44,7%, salah satunya adalah luka bakar. Kejadian luka bakar di Indonesia berdasarkan data RISKESDAS 2018 sebesar 2,2%. Dari jumlah tersebut 69% berada di rumah tangga. Cedera akibat luka bakar di Maluku Utara pada tahun 2022 terjadi lebih tinggi pada perempuan (1,67%) dibanding laki-laki. Di Kota Ternate, kejadian cedera akibat luka bakar pada tahun 2022 memang tidak signifikan yaitu 568 kasus (0,23%) dari total kasus, namun jumlah yang harus menjalani perawatan sebesar 352 kasus (62%) karena mengalami infeksi akibat tidak mendapatkan penanganan awal yang baik. Di Puskesmas Kalumata Kota Ternate, kasus luka bakar pada tahun 2022 sebesar 1,7% dari kasus jenis cedera lainnya. Kejadian Luka bakar di wilayah kerja PKM Kalumata 80% mengalami infeksi dan komplikasi akibat penangan awal yang salah dan terlambat. Secara khusus di Kelurahan Jati kasus cedera luka bakar sebesar 0,7% dan terjadi pada ibu dan anak. Studi pendahuluan di Kelurahan Jati, terhadap Mitra menyatakan belum pernah di sosialisasikan sebelumnya oleh pihak puskesmas maupun instansi kesehatan lainnya mengenai penanganan awal luka bakar di keluarga, sehingga penanganan kasus luka bakar di rumah tangga masih mengandalkan cara tradisional yaitu mengolesi korban dengan bahan pencampur kue, membungkus korban dengan daun pisang muda, mengolesi dengan pasta gigi, dan mengguyur dengan air es. Akibatnya banyak dari korban luka bakar yang harus dirujuk ke Puskesmas Kalumata dan Rumah Sakit untuk mendapatkan tindakan medis lanjut. Luka bakar dapat terjadi dalam rumah tangga dan berakibat fatal jika salan dalam penaganan, sehingga diperlukan pengetahuan serta penanganan yang tepat dari ibu rumah tangga secara efektif tidak lebih dari 3 (tiga) jam setelah kejadian. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan tindakan ibu rumah tangga tentang penanganan awal pada luka bakar melalui peran serta Mitra dalam melakukan edukasi dan pendampingan. Pengabdian masyarakat dilakukan di Kelurahan Jati, Kota Ternate Selatan. Diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan, sikap dan tindakan mitra tentang penangan awal luka bakar, selanjutnya dilakukan simulasi penanganan awal luka bakar dan diakhiri dengan post-test. Kegiatan dilakukan dalam 7 tahap yaitu pre-test, tahap sosialisasi, sesi tanya jawab, simulasi dan post-test untuk mengevaluasi kemampuan mitra, serta pengamatan langsung terhadap tindakan setelah simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan peningkatan pengetahuan, tindakan dan sikap yang signifikan pada hasil post-test serta keterlibatan aktif dari mitra. Secara keseluruhan menunjukkan adanya kemampuan ibu rumah tangga dalam penanganan awal luka bakar. Program pengabdian ini diharapkan dapat terus ditindaklanjuti oleh mitra untuk memberikan edukasi ke keluarga di Kelurahan Jati tentang penanganan awal luka bakar yang tepat.


Keywords


Pendampingan, Luka bakar, Ibu Rumah Tangga, Ternate

Full Text:

PDF

References


Anggraini (2018). Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan pada Masyarakat di Kelurahan Dandangan. Journal of Community Engagement in Health. 1(2), 21-24. Diperoleh dari https://www.jceh.org/index.php/JCEH/a rticle/view/10/16.

Atjo Wahyu, Furqaan Naiem, Tahir Abdullah, Yahya Thamrin, (2019). Metode Edukasi & Pendampingan Terhadap Peningkatan Kesadaran Terkait Penggunaan Apt Pengrajin Pandai Besi. KMM, April 2018, Vol. 1 No.3 : 302-313 ISSN 2599-1167.

Australian and New Zealand Burn Association. (2016). Emergency Management of Severe Burns. Ed 18. Albany Creek: ANZBA.

Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Badan Penelitian & Pengembangan Kesehatan.

BPBD, N. (2022). Kebakaran. Https://Bpbd.Ntbprov.Go.Id/Pages/Kebakaran.

Dinkes Kota Ternate, 2021. Profil Kesehatan Dinkes Kota Ternate Tahun 2021. Ternate.

Elalem, S.M.A., Shehata, O.S.M.H., & Shattla, S.I. (2018). The Effect of Self-Care Nursing Intervention Model on Self Esteem and Quality of Life among Burn Patients, Clinical Nursing Studies;6(2): 79-90,DOI: 10.5430/cns.v6n2p79.

Faturrozak Hiamawan, (2022). Gambaran Pertolongan Pertama Luka Bakar Ringan Pengelola Panti Asuhan Kota Tegal Pada Bencana Kebakaran. Juru rawat : Jurnal Update Keperawatan | Desember, 2022 volume 2 no. 2 | p. 60-64.

Fadeyibi, I.O., Ibrahim, N.A., Mustafa, I.A., Ugburo, A.O., Adejumo, A.O., Buari, A. (2015). Practice Of First Aid In Burn Related Injuries In A Developing Country. Burn. 41 (6). Pp: 1322-1332.

Graham, H.E., Bache, S.E., Muthayya, P. (2012). Are parents in the UK equipped to provide adequate burns first aid? Burns. 38, 3, 438-443.

He, S., Alonge, O., Agrawal, P., Sharmin, S., Islam, I., Mashreky, S.R., Arifeen, S.E. (2017). Epidemologi Of Burns In Rural Bangladesh: An Update. International Journal of Environmental Research and Public Health. 14 (381). Pp: 1-11.

Noer. (2018). Emergency Management of Major Burn. Surabaya: PT Revka Petra Media.

Rizeki Dwi Fibriansari, Arista Maisyaroh, Eko Prasetya Widianto, (2022). Pelatihan Pertolongan Pertama Korban Tenggelam pada Nelayan dengan Metode Simulasi. Media Karya Kesehatan: Volume 5 No 1 Mei 2022.

Rosalind Prihandini, Ratna Sari Hardiani, Rondhianto, (2015). Pengaruh Pelatihan Perawatan Tali Pusat dengan Metode Simulasi terhadap Keterampilan Merawat Tali Pusat pada Ibu Primigravida Trimester II-III di Wilayah Kerja Puskesmas Ledokombo Kabupaten Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol.3 (no.2), Mei, 2015.

Rybarczyk, M.M., Schafer, J.M., Elm, C.M., Sarvepalli, S., Balhara, K.S., Carlson, L.C., et al. (2017). A systematic review of burn injuries in low- and middleincome countries: Epidemiology in the WHO-defined African Region. African Journal of Emergency Medicine, 7:30– 37.

Sugiyanto Sugiyanto, Cindra Ainie Tsabitha, Normila Normila, (2023). Implementasi Penggunaan BampiApp Dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Ibu Dalam Pemberian MPASI. Amerta Nutrition Vol. 7 Issue 4 (Desember 2023). 596-603.

Trisno Z, (2022). Pengaruh Metode Pelatihan Simulasi Terhadap Pengetahuan Dan Kinerja Kader TBC YABHYSA Di Kabupaten Sumenep Tahun 2022. Jurnal Ventilator: Jurnal riset ilmu kesehatan dan Keperawatan Vol. 1, No. 2 Juni 2023 e-ISSN: 2986-7088; p-ISSN: 2986-786X, Hal 176-189.

World Health Organization (WHO). (2014). WHO Health Estimates 2014 Summary Tables: Deaths and Global. Burden of Disease.

Wardhana, A., Basuki, A., Prameswara, A.D.H., Rizkita, D.N., Andarie, A.A., Canintika, A.F. (2017). The epidemiology of burns in Indonesia’s national referral burn center from 2013 to 2015. Burns Open, 1:7–73.

Winoto P.M.P & Zahroh C, (2020). Pengaruh Sosialisasi Kesiapsiagaan bencana Melalui Metode Simulasi Terhadap peningkatan Ketrampilan Dalam Menghadapi Bencana Pada Mahasiswa Siaga Bencana. Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal Of Health Science) - Volume 13 Nomor 02 (2020) E-ISSN: 2477-3948.




DOI: https://doi.org/10.26630/jpk.v4i3.14873

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Published by: Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Jl. Soekarno Hatta No. 6 Bandar Lampung, Cq. Tim Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama Politeknik Kesehatan Tanjungkatang. Telepon: 0721 – 783852, Fax. 0721-773918 atau e-mail ke alamat:
Email : jpt@poltekkes-tjk.ac.id
Website : jpt.poltekkes-tjk.ac.id


Creative Commons License
Jurnal Pengabdian Kesehatan Beguai Jejama is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.